Organization Culture

Masih berlanjut dari tulisan sebelumnya yang berisikan bagaimana semua prestasi saya selama berkarir tidak dilihat karena nama belakang saya yang terlalu “wah” untuk sebagian besar orang. Ini tentang bagaimana saya akhirnya memilih untuk berdiam diri saja, tidak inisiatif apapun, bahkan cenderung tidak menonjolkan diri saya. Alasannya sesederhana saya tidak ingin hidup become complicated hanya karena […]

Continue reading

Pengakuan atas Prestasi

Pernah memiliki prestasi namun tidak diakui karena nama besar keluarga mu? Yah, dia bisa begitu karena keluarganya mampu Wajar lah dia bisa begitu. Liat keluarga nya dan seterusnya suara- suara sumbang lainnya Lets talk to me because i know how it feels Saya bekerja di lingkungan di mana dari top management hingga tikus got mengetahui […]

Continue reading

Hijab

Hijab atau biasa dikenal sebagai jilbab adalah kain yang digunakan untuk menutupi muka dan tubuh wanita muslim sehingga bagian tubuhnya tidak terlihat (kbbi daring). Saya menggunakan hijab pertama kali tahun circa 2002 atau 2003. Seminggu sebelum saya dewasa, kalau tidak salah. Tidak ada dasar pertimbangan yang rumit terkait keputusan saya menggunakan hijab. Pertimbangan kompleks apa […]

Continue reading

Top-Down Communication

“Bu, justifikasi kita mengadakan acara ini apa?” “Arahan atasan.” “Tapi kalau kita mengadakan acara ini, tentu akan ada banyak pihak yang tidak suka dan tersinggung. Saya cuma gak mau nanti kita dipersulit ke depannya.” “Ya, tapi ini arahan atasan. Kita harus mengikuti itu bukan?” Pernah terjebak di dalam percakapan seperti di atas? Ya, percakapan tersebut […]

Continue reading

Obrolan Pagi

Saya pernah berbeda pendapat dengan orang itu. Sosok yang sangat saya hormati hingga saat ini. Topik yang membuat kami berbeda pendapat adalah apakah seseorang bisa diberikan pekerjaan di luar passion nya atau tidak. Pendapat saya, bisa. Karena ideal nya seseorang harus bisa melakukan semua pekerjaan yang di amanat kan kepadanya. Pendapat dia, gak bisa. Jika […]

Continue reading

Gosip dan Konfirmasi

Saya punya dua cerita yang menarik Cerita Pertama Ada dua orang rekan kerja lawan jenis yang memang akrab satu sama lain. Keakraban yang terjadi dikarenakan tuntutan pekerjaan yang selalu bersinggungan. Timbul dua sudut pandang yang bertolak belakang dalam melihat interaksi dua orang tersebut. Ada yang berprasangka baik dengan menganggap keakraban dua orang tersebut hanya lah […]

Continue reading

Tinggal dan Meninggalkan

Ketika dua insan manusia sedang menebarkan atmosfer cinta, rasanya dunia hanya milik berdua. Yang lain tidak ada apa- apanya Akan dikarang seribu alasan untuk dapat tetap tinggal. Alasan yang terkadang dibuat- buat untuk menjadikan sebuah hal yang mustahil menjadi bisa terjadi. Bersamaan dengan milyaran alibi yang digunakan. Berjuta kalimat puitis nan romantis diucapkan melebihi pujangga […]

Continue reading

Bekerja Dengan Pria-Pria

Kalau dipikir-pikir,sudah hal lumrah jika lapangan kerja di Indonesia didominasi oleh kaum pria. Sudah kodratnya pula bukan jika pria itu memang harus bekerja untuk menghidupi keluarganya? Jadi,jangan heran kalau kadang cuma kamu yang mengalami PMS ditengah ruangan rapat bersama para bos-bos hehehehhee Tapi terkadang saya lupa hal itu…… …… Lingkungan kerja saya hampir 90% adalah […]

Continue reading

Menikah Itu…..

Saya adalah seorang ibu,istri,dan juga wanita yg sudah mengenyam pendidikan hingga s2. Diusia saya semuda ini memang tidak heran jika saya sudah S2. Namun mungkin agak sedikit ‘dini’ jika saya sudah menikah dan menjadi seorang ibu. Saya menikah diusia 22 tahun (satu tahun lebih lambat dr doa saya). Punya anak usia 23 tahun. Saya masih […]

Continue reading

Le’ Husband

Entah mengapa tiba-tiba saa ingin menuliskan sesuatu tentang orang yang telah menemani saya selama 5 tahun terakhir hehehe Le’ Husband ………. Saya dan suami saya hanya terpaut usia 2 tahun. Dia lahir akhir tahun 1988 dan saya lahir pertengahan 1990. Kita bersekolah di SMA yang sama. Obviously, dia adalah senior saya waktu SMA. Tidak pernah […]

Continue reading