My Parents

Duh topik ini ada juga yah? Hmmm kayaknya bakal jadi tulisan yang panjang. Banyak hal yang harus saya ceritakan terkait pasangan yang sangat berpengaruh dalam hidup saya.

Orangtua saya bukan berasal dari latar belakang yang wah. Nenek, kakek, opa, oma, bukan keluarga yang berada. Begitu juga papa dan mama.

Papa

Orang yang sangat suka membaca dan hobi itu berhasil dia turunkan ke kedua anak perempuannya. Kami memiliki satu sisi dinding di ruang keluarga yang khusus untuk rak buku. Rak buku itu penuh bahkan cenderung overload dengan buku- buku kesukaan saya, adik saya, dan papa.

Karena suka membaca itu, dia menamakan saya Aurora. Cahaya indah yang menari- nari di kutub utara dan kutub selatan yang berasal dari matahari. Tahun 90an, dengan kondisi yang sangat sederhana, saya diberi nama yang sangat indah.

Dia lulusan sekolah kedinasan yang gratis dan tidak membutuhkan SPP bulanan. Keterbatasan uang membuat dia terpaksa meninggalkan mimpinya untuk sekolah di universitas bergengsi dan harus memilih untuk sekolah di sekolah kedinasan yang gratis.

Keinginannya akan sekolah dan menuntut ilmu, sangat tinggi. Dia mewajibkan anak- anaknya untuk berpendidikan formal minimal magister atau sederajat. Karena hal tersebut, dia bekerja sangat keras hanya agar anak- anaknya tidak harus memilih sekolah di tengah keterbatasan.

Latar belakangnya yang tumbuh di lingkungan yang serba terbatas, membuat papa sangat memanjakan saya dan adik- adik saya. Semua kebutuhan kami terpenuhi sehingga kami tidak berpikir untuk bersosialisasi dengan manusia lain.

Papa orang yang sangat terbuka dan egaliter. Saya bisa ngobrol dengan dia atau dengan mama menggunakan nada tinggi untuk membicarakan topik yang biasa saja. Orang lain di luar keluarga kami bisa mengira kami sedang bertengkar. Padahal tidak. Itu cara kami berkomunikasi.

Saya agak gegar budaya dengan hal ini. Saya pikir semua keluarga dan semua hubungan di semua lingkungan memiliki pola komunikasi seperti itu. Ternyata tidak.

I love and admire him so much….

Mama

Mama berasal dari sebuah desa yang terpencil di Jawa Tengah. Listrik baru masuk desa tersebut kira- kira tahun 1997. Tidak ada sinyal telpon di desa tersebut karena terhalang gunung dan bukit yang mengelilingi desa tersebut.

Mama bukan orang yang pintar, tidak seperti papa. Dia agak suka banyak ngomong. Typical orang Jawa pada umumnya. Orang yang paling tidak pintar di keluarga kami. Tingkat kepintaran di keluarga kami diukur dari Papa, adik perempuan saya, saya, adik laki- laki saya, mama. Jadinya dia suka kami bully hahahaha

Mungkin bukan tidak pintar, toh dia juga pendidikan terakhirnya adalah S2 dan profesi nya guru, tapi dia itu terlalu gampang termakan hoaks yang akhirnya membuat saya dan adik- adik saya gemas sekali dengannya.

Jika papa sibuk bekerja keras, mama adalah penyeimbang di rumah. Meskipun keduanya selalu bekerja, papa dulu hanya 2 minggu sekali berada di rumah, tapi saya tidak pernah merasa kehilangan sosok orangtua. Mama yang selalu berusaha mengisi kekosongan sosok papa ketika papa sedang absen di rumah.

Mama pintar memasak dan menata rumah. Masakannya selalu enak. Hobi menata rumah kadang membuat saya atau adik saya mengerutkan kening karena bisa saja pagi ini dia punya ide dalam menata rumah, dieksekusi, perabot berpindah ke tempat baru, lalu tidak lama setelahnya perabotan akan berpindah ke tempat semula seperti tidak terjadi apa- apa. Ya, se-absurd itu.

Jika papa adalah sosok yang kaku (dan itu menurun ke saya), mama adalah penyeimbangnya. Dia lebih luwes dalam bersosialisasi daripada papa. Karenanya, sosok mama adalah faktor penting karir papa yang melonjak pesat. Kelebihan yang sama sekali tidak menurun ke saya.

Wajahnya sangat mirip dengan saya. Bisa dibilang saya fotocopy dia. Semua orang yang tau saya dan ibu saya pasti akan bilang jika saya mirip sekali wajahnya 95% dengan dia.

I love her so much..

Itu cerita tentang dua orang yang sangat berpengaruh dalam hidup saya. I love them so much…..

Kind regards,

Aurora Rizkika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *