Bekerja Dengan Pria-Pria

Kalau dipikir-pikir,sudah hal lumrah jika lapangan kerja di Indonesia didominasi oleh kaum pria. Sudah kodratnya pula bukan jika pria itu memang harus bekerja untuk menghidupi keluarganya? Jadi,jangan heran kalau kadang cuma kamu yang mengalami PMS ditengah ruangan rapat bersama para bos-bos hehehehhee

Tapi terkadang saya lupa hal itu……

……

Lingkungan kerja saya hampir 90% adalah pria. Bahkan partner kerja saya semuanya adalah seorang pria. Bapak-bapak yang agak om-om kalau boleh saya bilang hehehehehhehe

Hampir setiap rapat tim, hanya saya yang menggunakan kerudung di ruang rapat itu. Atau hanya saya yang bisa tiba-tiba sensitif hanya karena perkataan seseorang yang mungkin biasa aja. Tapi karena saya lagi PMS,efeknya ke saya akan lebih dari biasa.

Terkadang saya lupa kalau kaum pria itu lebih mengandalkan logika. Lebih tidak menye-menye jika dibandingkan rekan kerja wanita. Lebih to the point jika bicara.

Ditengah kelebihannya itu kadang juga saya lupa jika mereka tentu agak tidak perasa. Mana mungkin mereka bisa tau seketika jika rekan kerjanya yg wanita dan sangat cerewet sedang merajuk kebingungan? Tentu mereka akan menganggap rekan kerja wanitanya ini sangat ribet ketika banyak pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab dengan pas. Karena jika kurang sedikit saja pasti ia akan merajuk atau sebal hahahahahha

Tapi yang jelas,jika memang saya harus memilih,saya lebih memilih bekerja dengan pria-pria. Alasannya sederhana. Di tengah ribetnya hidup saya,tentu saya tidak perlu dibuat ribet lagi dengan drama-drama kerjaan hehehhehe

Kind regards,
Aurora Rizkika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *